Cara Menyusui yang Benar: Panduan Praktis agar ASI Lancar

OlehIndra Lionardy

Publish 2025-12-29 13:30:00

Cara Menyusui yang Benar: Panduan Praktis agar ASI Lancar

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik untuk bayi yang mengandung semua zat gizi yang diperlukan untuk tumbuh kembang optimal. Cara menyusui yang benar tidak hanya membuat proses menyusui lebih lancar, tetapi juga memastikan bayi mendapatkan asupan nutrisi secara optimal sekaligus membangun ikatan emosional yang kuat antara ibu dan bayi.

Persiapan Sebelum Menyusui

Sebelum memulai menyusui, pastikan ibu dan bayi berada dalam kondisi relaks dan nyaman. Posisi kepala bayi harus lebih tinggi dibandingkan tubuhnya agar bayi lebih mudah menelan ASI. Ibu dapat menggunakan bantal untuk menopang punggung atau meletakkan bantal di perut sambil menggendong bayi agar tangan tidak cepat lelah. Bunda bisa duduk tegak dengan sandaran punggung atau berbaring santai, tergantung situasi yang paling nyaman.

Teknik Pelekatan yang Benar

Pelekatan yang tepat merupakan kunci sukses menyusui. Posisikan bayi dengan perut menempel ke tubuh ibu dan mulut bayi berada di depan puting ibu. Tempatkan hidung bayi sejajar dengan puting untuk mendorong bayi membuka mulutnya. Pegang payudara dengan posisi tangan membentuk huruf C untuk memudahkan bayi melekat dan membantu aliran ASI lebih lancar.

Ketika bayi mulai membuka mulutnya dan ingin menyusu, dekatkan bayi ke payudara dengan tunggu hingga mulutnya terbuka lebar dengan posisi lidah ke arah bawah. Rangsang bayi agar membuka mulutnya dengan menyentuhkan puting pada bibirnya, lalu masukkan payudara sebanyak mungkin ke dalam mulut bayi sehingga makin banyak saluran ASI yang masuk. Pelekatan terbaik adalah ketika mulut bayi tidak hanya menempel pada puting, tetapi juga pada areola.

Tanda-Tanda Pelekatan yang Baik

Pelekatan yang baik ditandai dengan tidak adanya rasa nyeri pada ibu saat bayi menyusu dan bayi memperoleh ASI yang mencukupi. Beberapa tanda teknik menyusui sudah benar meliputi:

  • Bayi dalam keadaan tenang
  • Mulut bayi terbuka lebar
  • Sebagian besar areola mamae tertutup oleh mulut bayi
  • Bayi nampak pelan-pelan menghisap dengan kuat
  • Kuping dan lengan bayi berada pada satu garis

Ibu dapat mendengarkan saat bayi menelan ASI untuk memastikan bayi mendapatkan ASI yang cukup. Jika puting terasa nyeri, lepas pelekatan dengan memasukkan jari kelingking ke dalam mulut dan letakkan di antara gusinya, kemudian sesuaikan kembali posisi bayi.

Posisi Menyusui yang Nyaman

Cradle Hold (Posisi Menggendong Klasik)

Posisi klasik dan paling sering digunakan dimana kepala bayi berada di lekukan lengan ibu, sementara tubuh bayi menyamping menghadap tubuh ibu. Posisi ini cocok untuk bayi yang sudah bisa menyusu dengan stabil dan menurut studi dapat membantu meningkatkan kenaikan berat badan bayi secara signifikan.

Cross Cradle Hold

Gendong bayi di depan tubuh dengan posisi punggung dan lehernya sejajar. Angkat punggung bayi dengan tangan sebelah kiri dan posisikan kepala bayi berada di sebelah kanan agar bisa menyusu pada sisi kanan payudara, dengan bagian bawah tubuh bayi ditopang oleh siku tangan yang tertekuk.

Football Hold (Clutch Hold)

Bayi diselipkan di samping tubuh ibu seperti memegang bola rugby, dengan kaki bayi mengarah ke belakang dan kepala disangga di tangan. Posisi ini ideal untuk ibu yang baru melahirkan lewat operasi caesar atau menyusui bayi kembar.

Side-Lying (Posisi Berbaring)

Berbaring di salah satu sisi menghadap bayi dan posisikan tubuh bayi agar bibirnya berada dekat dengan puting payudara. Miringkan tubuh bayi dan berikan dorongan sedikit pada punggungnya agar lebih mudah untuk mencapai puting payudara. Posisi ini nyaman saat menyusui di malam hari atau saat ibu butuh istirahat.

Tips Agar ASI Lancar

Berikan ASI pada bayi dengan kedua payudara secara bergantian. Cara yang benar adalah bayi menyusu pada satu payudara sampai berhenti, selanjutnya istirahat sambil menyendawakan bayi. Setelah itu, jika bayi masih ingin menyusu, ibu bisa mengganti payudara di sisi yang lainnya untuk memastikan bayi mendapatkan ASI yang cukup dan memaksimalkan pengosongan payudara.

RSIA Mahati menyediakan layanan konsultasi laktasi untuk membantu ibu mengatasi berbagai kendala menyusui. Setiap ibu pasti bisa menyusui dengan teknik yang benar dan dukungan yang tepat. Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi dengan tim ahli kami, hubungi RSIA Mahati.