Patokan kemampuan bicara yang perlu diketahui orang tua: usia 12 bulan anak sudah mengucapkan 1–2 kata bermakna, usia 18 bulan sekitar 10–20 kata, usia 2 tahun sekitar 50 kata dan mulai menggabungkan dua kata ("mau susu"), dan usia 3 tahun sudah berbicara dalam kalimat pendek yang sekitar 75% ucapannya dapat dimengerti orang di luar keluarga. Anak yang belum mengucapkan satu kata pun di usia 18 bulan, atau belum menggabungkan dua kata di usia 2 tahun, perlu diperiksakan ke dokter spesialis anak — bukan ditunggu.
Artikel ini bagian dari Panduan Tumbuh Kembang Anak 0–5 Tahun dari RSIA Mahati.
1. Milestone bicara normal per usia
| Usia | Kemampuan yang seharusnya sudah muncul | Perkiraan jumlah kata | Kejelasan ucapan bagi orang asing |
|---|---|---|---|
| 6 bulan | Mengoceh dengan konsonan: "ba", "da", "ma" | — | — |
| 9 bulan | Mengoceh berulang, menoleh saat namanya dipanggil | — | — |
| 12 bulan | 1–2 kata bermakna; menunjuk dan melambaikan tangan | 1–3 kata | — |
| 15 bulan | Menunjuk benda yang diminta; mengikuti perintah 1 langkah | 3–10 kata | — |
| 18 bulan | Menunjuk untuk berbagi minat, bukan sekadar meminta | 10–20 kata | ± 25% |
| 24 bulan | Menggabungkan 2 kata; mengikuti perintah 2 langkah | ± 50 kata | ± 50% |
| 30 bulan | Menggunakan kata ganti "aku", "kamu" | 100+ kata | ± 65% |
| 36 bulan | Kalimat 3 kata; bertanya "apa" dan "siapa" | 200+ kata | ± 75% |
| 48 bulan | Bercerita pengalaman sederhana; bertanya "kenapa" | — | Hampir seluruhnya |
| 60 bulan | Bercerita runtut; kalimat kompleks | — | Seluruhnya |
Kolom kejelasan ucapan sering terlupakan, padahal sangat berguna: anak usia 3 tahun yang ucapannya hanya dimengerti oleh ibunya perlu dievaluasi, sekalipun jumlah katanya banyak.
Jadwal Dokter · 7 Hari ke Depandr. Renata Yolanda Djatioetomo, Sp.ADokter Spesialis AnakBuat JanjiSabtu, 15 Agustus 202614:00 - 17:00Rabu, 19 Agustus 202613:00 - 15:00Kamis, 20 Agustus 202616:00 - 19:00Jumat, 21 Agustus 202616:00 - 19:00
2. Beda speech delay, language delay, dan gangguan pendengaran
| Kondisi | Yang terganggu | Gambaran khas |
|---|---|---|
| Speech delay (gangguan bicara) | Produksi bunyi/artikulasi | Anak memahami perintah dengan baik dan ingin berkomunikasi, tetapi ucapannya sulit dimengerti |
| Language delay (gangguan bahasa) | Pemahaman dan penyusunan bahasa | Anak sulit memahami perintah, kosakatanya sedikit, sulit merangkai kalimat |
| Gangguan pendengaran | Masukan suara | Tidak menoleh saat dipanggil, ocehan berhenti setelah usia 6–9 bulan, respons tidak konsisten terhadap suara |
| Gangguan spektrum autisme | Komunikasi sosial | Keterlambatan bicara disertai kontak mata minim, tidak menunjuk untuk berbagi minat, bermain berulang, tidak merespons namanya |
Pembedaan ini penting karena penanganannya berbeda. Yang paling sering keliru dinilai adalah gangguan pendengaran ringan sampai sedang — anak tampak "kadang dengar, kadang tidak", padahal sebetulnya ia hanya menangkap sebagian bunyi. Karena itu setiap anak dengan keterlambatan bicara wajib menjalani pemeriksaan pendengaran, tanpa kecuali.
3. Ciri-ciri anak speech delay per usia
Periksakan anak bila menemukan salah satu tanda berikut:
Usia 9–12 bulan
Usia 15–18 bulan
Usia 24 bulan (anak 2 tahun belum bisa bicara)
Usia 36 bulan (anak 3 tahun belum lancar bicara)
Semua usia — tanda yang paling penting
4. Penyebab anak terlambat bicara
1. Gangguan pendengaran. Penyebab yang paling penting untuk disingkirkan lebih dulu. Bisa bersifat bawaan atau didapat, misalnya akibat infeksi telinga tengah berulang dengan cairan yang menetap. Deteksi dini menentukan hasil akhirnya.
2. Paparan layar berlebih dan kurangnya interaksi dua arah. Otak anak belajar bahasa dari percakapan bergantian — anak bersuara, orang dewasa merespons, anak merespons lagi. Layar tidak memberikan giliran itu. Ini penyebab yang paling sering ditemukan dan paling mudah diperbaiki.
3. Keterlambatan maturasi (late talker). Sebagian anak memang berbicara lebih lambat tanpa kelainan yang mendasari, dan menyusul teman sebayanya. Namun label ini hanya boleh disematkan setelah pemeriksaan menyingkirkan penyebab lain — bukan sebagai alasan untuk menunda pemeriksaan.
4. Gangguan spektrum autisme. Keterlambatan bicara disertai gangguan komunikasi sosial: kontak mata minim, tidak menunjuk untuk berbagi minat, bermain berulang, tidak merespons nama. Skrining M-CHAT dianjurkan pada usia 16–30 bulan.
5. Gangguan oromotor. Kelemahan atau gangguan koordinasi otot mulut, lidah, dan rahang. Sering disertai riwayat kesulitan menyusu, tersedak, atau air liur berlebih.
6. Kondisi medis lain. Gangguan perkembangan intelektual, kelainan genetik, riwayat prematuritas berat, atau gangguan neurologis.
Bagaimana dengan anak dwibahasa? Anak yang tumbuh dengan dua bahasa tidak menjadi terlambat bicara. Jumlah kata dalam satu bahasa mungkin lebih sedikit, tetapi total kosakata dari kedua bahasa sebanding dengan anak seusianya. Mencampur bahasa juga normal. Bila ada keterlambatan nyata, penyebabnya bukan dwibahasa — dan pemeriksaan tetap diperlukan.
5. Pemeriksaan yang biasanya dilakukan
| Pemeriksaan | Tujuan |
|---|---|
| Pemeriksaan pendengaran (OAE/BERA/timpanometri) | Menyingkirkan gangguan pendengaran — langkah pertama yang wajib |
| KPSP | Skrining perkembangan sesuai usia menurut pedoman Kemenkes |
| Denver II atau instrumen setara | Menilai empat domain perkembangan secara lebih rinci |
| M-CHAT (usia 16–30 bulan) | Skrining risiko gangguan spektrum autisme |
| Evaluasi oromotor | Menilai kekuatan dan koordinasi otot bicara serta kemampuan menelan |
| Pemeriksaan darah bila diindikasikan | Mencari anemia, gangguan tiroid, atau kondisi lain yang relevan |
Sebagian besar pemeriksaan ini tidak menyakitkan dan dapat diselesaikan dalam satu hingga dua kali kunjungan.
6. Cara melatih anak bicara di rumah
Teknik berikut dapat langsung diterapkan sambil menunggu jadwal pemeriksaan.
Konsistensi jauh lebih menentukan daripada durasi: sepuluh menit interaksi penuh setiap hari lebih bermanfaat daripada satu jam sekali seminggu.
7. Kapan mulai terapi wicara
Rekomendasi Dokter Mahatidr. Renata Yolanda Djatioetomo, Sp.ADokter Spesialis Anak
Rujuk untuk evaluasi — yang bila perlu berlanjut ke terapi wicara — bila:
Mengapa jangan menunggu? Kalimat "nanti juga bisa sendiri" memang benar untuk sebagian anak — tetapi tidak ada cara untuk mengetahui anak Anda termasuk yang mana tanpa pemeriksaan. Periode 0–5 tahun adalah masa ketika otak paling lentur untuk membentuk jaringan bahasa, sehingga intervensi yang dimulai pada usia 2 tahun memberi hasil yang lebih baik daripada intervensi yang sama pada usia 4 tahun. Risiko memeriksakan anak yang ternyata baik-baik saja hanyalah satu kali kunjungan; risiko menunda pada anak yang sebenarnya bermasalah jauh lebih besar.
RSIA Mahati di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan melayani evaluasi keterlambatan bicara oleh dokter spesialis anak, mencakup skrining perkembangan, penilaian pendengaran, dan pengarahan ke terapi yang sesuai. Lihat Jadwal Dokter untuk membuat janji.
Artikel ini ditinjau oleh dr. Maria Renata Yolanda Djatioetomo, Sp.A, Dokter Spesialis Anak RSIA Mahati. Materi bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter.
Rujukan: Ikatan Dokter Anak Indonesia — Pedoman Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak; American Academy of Pediatrics — Developmental Surveillance and Screening; CDC — Learn the Signs. Act Early; WHO Guidelines on Physical Activity, Sedentary Behaviour and Sleep for Children Under 5 Years of Age (2019).
Baca juga: Panduan Tumbuh Kembang Anak 0–5 Tahun · Berat Badan dan Tinggi Badan Ideal Anak




















